Bandung — Serangan phishing dan ransomware meningkat signifikan dalam tiga bulan terakhir, membuat banyak perusahaan memperketat sistem keamanan jaringan internal. Administrator jaringan mulai menerapkan Zero Trust Security, firewall generasi terbaru, serta enkripsi end-to-end untuk seluruh akses sistem.
Laporan keamanan menyebutkan bahwa sebagian besar serangan menargetkan jaringan perusahaan yang tidak melakukan pembaruan sistem secara rutin. Sebagai respons, sejumlah organisasi mulai menggalakkan edukasi keamanan pada karyawan serta memperketat akses jaringan menggunakan autentikasi multi-faktor.
Pakar keamanan siber merekomendasikan perusahaan untuk memperkuat monitoring jaringan setiap saat guna mencegah kerugian data yang lebih besar.

